Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2012

Upacara Panggih dalam Pernikahan Adat Jawa

Panggih dalam bahasa Jawa berarti bertemu, merupakan budaya tradisional yang dilaksanakan setelah acara akad nikah. Maknanya agar pasangan yang baru menikah dapat menjalani kehidupan rumah tangga mereka dengan bahagia dan sejahtera diiringi restu dari kedua orang tua serta sanak saudara. Biasanya upacara ini dilakukan di rumah pengantin wanita.

Perlengkapan yang dipakai dalam upacara ini diantaranya : Pisang Sanggan, terdiri dari buah pisang raja, suruh ayu (daun sirih yang masih segar), gambir, kembang telon (3 macam bunga : mawar, melati, dan kantil), lawe wenang (benang warna putih untuk mengikat daun sirih) diletakkan pada nampan terhias daun pisang melambang kemantapan pengantin menjalani pernikahan yang suci.
Kembar mayang rangkaian hiasan yang terdiri dari dedaunan terutama daun kelapa yang ditancapkan ke sebuah batang pisang yang daun tersebut dirangkai dalam bentuk gunung, keris, cambuk, payung, belalang, dan burung.

Selain itu juga terdapat daun beringin, nanas, melati, padi…